Sosialisasi Perbup Tentang Alokasi Dana Desa

Kabupaten Bulungan melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Melakukan sosialisasi perbup tentang ADD dan perbup pengadaan barang dan jasa

Kelompok Usaha Bersama

Kelompok usaha bersama yang perlu mendapatkan perhatian dan pembinaan

Pembinaan Kelompok Pemanfaat dana Bergulir

SKPD BPMPD Kabupaten Bulungan melalui Kabid Pembangunan dan TTG melakukan monitoring dan pembinaan kepada kelompok pemanfaat dana bergulir di Lokasi Tias Tanjung Buka Kec. Tanjung Palas Tengah

Potensi Ikan Bandeng

Potensi ikan bandeng sebagai sumber mata pencaharian pendududk Tias Tanjung Buka Kec. Tanjung Palas Tengah

Senja di Tanjung Selor Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara

Senja di Tanjung Selor Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara

Santapan olahan hasil Laut

Santapan olahan hasil Laut di Tias Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah

Pelaksanaan MAD Tutup Tanjung Palas Utara

Tenaga teknis bersama BKAD melakukan fasilitasi pelaksanaan MAD Tutup buku

Pages

December 12, 2011

Pengalaman Pertama berhadapan Preman

seperti biasa rutinitasku selepas menyelesaikan laporan bulanan sesuai agenda yg kami rencanakan bersama tim Fasilitator Kabupaten aku harus melakukan monev kegiatan ke kecamatan maupun desa.

dalam rutinitasku melakukan audit pelaksanAn kegiatan disela monitoring kedesa marasatu kec tanjung palas barat....kegiatan pnpm 2010 sudah mdst utk kegiatan jembatan glagar besi....sedang utk ta 2011 baru mulai pembersihan lokasi utk kegiatan bangunan paud. terlambt memang karena sebelumnya kosong fasilitator.

menjelang jam 18.00 pamitlah aku utk balik ke kabupaten dgn diantar pak lencau lawai tpk desa marasatu dgn alasan dijembatan penyebrangan banyak anak2 mabuk...tapi dengan niat Bismillah aku mengucapkan terima kasih diantar sampai ujung desa marasatu dan marahilir. dan ternyata benar sesampai aku di jembatan yg msh dlm proses pembangunan oleh dinas pu...dihadangnya aku..dipegangnya tanganku oleh seorang berbadan besar rambut gondrong....ditanyalah aku...mo kemana kau....dengan sedikit gemetar aku jawab....mo ke tanjung bang....disahutnya kembali oleh dia....darimana kau.....aku jawab lagi....dari kecamatan bang, antar berkasnya pak candra....pikirku dgn cepat aku hrs bawa nama pak camat biar aq aman....eee ternyta benar....dia bilang....ya sudah jalan kau kalo dibawah ada yang bekeras teriak aja panggil namaku gondrong.....pesannya....aku jawab........makasih bang....turunlah aku di penyebrangan dengan sesek (papan disusun2)...kunaikkan scorpio baruku di sesek dan sesampai disebrang sungai eehh malah aku gk ditarik bayaran yg biasanya 15rb sekali lewat.....Alhamulillah kuucapkan lirih....makasih bang....

begitulah baru kali ini aku di tanya oleh orang bilang yg namanya preman

Published with Blogger-droid v2.0.2

October 13, 2011

kehabisan bensin di pulau bunyu sumber minyak

Published with Blogger-droid v1.7.4

December 12, 2010

Berbagi dengan Mereka....

oleh Tri Setyo pada 21 Maret 2009 jam 9:33

Suatu ketika seorang manusia diberi kesempatan untuk berkomunikasi dengan Tuhannya dan berkata, "Tuhan ijinkan saya untuk dapat melihat seperti apakah Neraka dan Surga itu".

Kemudian Tuhan membimbing manusia itu menuju ke dua buah pintu dan kemudian membiarkannya melihat ke dalam.


Di tengah ruangan terdapat sebuah meja bundar yang sangat besar, dan di tengahnya terdapat semangkok sup yang beraroma sangat lezat yang membuat manusia tersebut mengalir air liurnya. Meja tersebut dikelilingi orang-orang yang kurus yang tampak sangat kelaparan.


Orang-orang itu masing-masing memegang sebuah sendok yang terikat pada tangan masing-masing. Sendok tersebut cukup panjang untuk mencapai mangkok di tengah meja dan mengambil sup yang lezat tadi.


Tapi karena sendoknya terlalu panjang, mereka tidak dapat mencapai mulutnya dengan sendok tadi untuk memakan sup yang terambil.


Si Manusia tadi merinding melihat penderitaan dan kesengsaraan yang dilihatnya dalam ruangan itu.


Tuhan berkata, "Kamu sudah melihat NERAKA"


Lalu mereka menuju ke pintu kedua yang ternyata berisi meja beserta sup dan orang-orang yang kondisinya persis sama dengan ruangan di pintu pertama. Perbedaannya, di dalam ruangan ini orang-orang tersebut berbadan sehat dan berisi dan mereka sangat bergembira di keliling meja tersebut.


Melihat keadaan ini si Manusia menjadi bingung dan berkata "Apa yang terjadi ? kenapa di ruangan yang kondisinya sama ini mereka terlihat lebih bergembira ?"


Tuhan kemudian menjelaskan, "Sangat sederhana, yang dibutuhkan hanyalah satu sifat baik"

"Perhatikan bahwa orang-orang ini dengan ikhlas menyuapi orang lain yang dapat dicapainya dengan sendok bergagang panjang, sedangkan di ruangan lain orang-orang yang serakah hanyalah memikirkan kebutuhan dirinya sendiri"



Mudah-2an kita akan selalu ada untuk berbagi sendok dengan mereka di sekeliling kita!